Perkebunan Karet dan Kakao di Kutai Timur Menjanjikan
Ilustrasi-Perkebunan karet
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUTIM- Kutai Timur,
Kalimantan Timur, dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kelapa sawit
terbesar di Indonesia. Namun, selain kelapa sawit, Kutim juga memiliki potensi
perkebunan yang cukup besar, di antaranya karet dan kakao.
Kepala Dinas Perkebunan Kutai Timur, Sumarjana, mengungkapkan bahwa perkebunan karet dan kakao di Kutim terus berkembang pesat. Saat ini, luas areal perkebunan karet di Kutim mencapai 150 ribu hektare, sedangkan luas areal perkebunan kakao mencapai 20 ribu hektare.
"Perkebunan karet dan kakao di Kutim
memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan," kata Sumarjana saat
ditemui di ruang kerjanya, Selasa (5/12/2023).
"Selain memiliki lahan yang luas, Kutim
juga memiliki iklim yang cocok untuk pertumbuhan kedua tanaman tersebut,"
terangnya.
Sumarjana menjelaskan bahwa karet merupakan
salah satu komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Karet
dapat diolah menjadi berbagai produk, seperti ban, sarung tangan, dan sepatu.
"Perkebunan karet juga menyerap banyak
tenaga kerja, Ini tentu sangat bermanfaat untuk perekonomian masyarakat Kutai
Timur," ujarnya.
Sementara itu, kakao merupakan salah satu
komoditas perkebunan yang memiliki nilai gizi yang tinggi. Kakao dapat diolah
menjadi berbagai produk, seperti cokelat, bubuk kakao, dan minyak kakao.
"Perkebunan kakao juga dapat
meningkatkan pendapatan petani," tutur Sumarjana.
"Ini tentu sangat bermanfaat untuk
kesejahteraan masyarakat Kutai Timur," imbuhnya.
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus
berupaya untuk mengembangkan perkebunan karet dan kakao. Salah satu upaya yang
dilakukan adalah memberikan bantuan kepada petani, seperti bantuan bibit, pupuk,
dan alat mesin pertanian.
"Kami berharap perkebunan karet dan
kakao di Kutim dapat terus berkembang dan meningkatkan kesejahteraan
masyarakat," kata Sumarjana.
Pengembangan perkebunan karet dan kakao di
Kuti Timur dapat memberikan manfaat yang besar bagi perekonomian daerah dan
kesejahteraan masyarakat.(adv/nan)